Jakarta, 03/06/2010 MoF (Fiscal) News - Menteri Keuangan Agus Martowardojo menyatakan bahwa masih terdapat beberapa tantangan dalam mempertahankan stabilitas ekonomi. Hal itu disampaikannya saat Rapat Kerja dengan Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang membahas Kerangka Ekonomi Makro Tahun 2011 di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (02/06).
Tantangan tersebut meliputi tantangan perekonomian global dan tantangan perekonomian domestik. Pada perekonomian global, tantangannya adalah gejolak sektor keuangan yang mulai muncul di beberapa negara Eropa. Arus kredit perbankan dunia yang belum pulih akibat rekapitalisasi dan restrukturisasi menyebabkan perbankan global mengurangi ekspansi kredit ke sektor riil. Selain itu, perbaikan permintaan dunia pada gilirannya akan mendorong peningkatan harga-harga dan inflasi global.
Sementara, tantangan perekonomian domestik meliputi sektor riil dan infrastruktur. ''Pada sektor riil, tantangannya adalah penyediaan modal, peningkatan pelayanan perizinan dan dukungan infrastruktur,'' ungkap Menkeu. Menkeu menjelaskan bahwa tantangan pada infrastruktur meliputi percepatan pembangunan infrastruktur serta kerja sama pembangunan infrastruktur antara pemerintah dan swasta.(sel)
Tantangan dan Sasaran Ekonomi Makro 2011
Set as favorite
Bookmark
Email This
Comments (0)
Write comment






Jl. Milono No. 02 Tanjung Redeb / 77312
Tel: 0554-26818 Fax: 0554-26819 e-mail: info@kppn-tanjungredeb.net