Last update01:17:30 AM GMT

You are here Internal KPPN Knowledge Sharing

Knowledge Sharing

Pilihan CMS untuk Membangun Website Anda

Email Cetak PDF

CMS (Content Managemen System)mengandung kata Content (isi)  dan management (pengelolaan) terhadap content itu sendiri seperti penambahan, pengurungan, pengeditserta manajemen lainnya seperti siapa yang boleh melakukan itu dan siapa yang tidak (hak users).

Kemudian apa arti dari content (isi) disini ?, artinyapun sangat luas dan tidak terbatas, bisa berupa file text, video, foto atau apapun yang nantinya bisa didapat di situs. Sebagai contoh banyak sekali websites inipun dibangun dari salah satu program CMS.

Ini kutipan dari wiki

Sistem manajemen konten (Inggris: content management System, disingkat CMS), adalah perangkat lunakWeb. Umumnya, sebuah CMS (Content Management System) terdiri dari dua elemen: yang memungkinkan seseorang untuk menambahkan dan/atau memanipulasi (mengubah) isi dari suatu situs

  • aplikasi manajemen isi (Content Management Application, [CMA])
  • aplikasi pengiriman isi (content delivery application [CDA]).

Elemen CMA memperbolehkan si manajer isi -yang mungkin tidak memiliki pengetahuan mengenai HTML (HyperText Markup Language)-, untuk memenej pembuatan, modifikasi, dan penghapusan isi dari suatu situs Web tanpa perlu memiliki keahlian sebagai seorang Webmaster. Elemen CDA menggunakan dan menghimpun informasi-informasi yang sebelumnya telah ditambah, dikurangi atau diubah oleh si empunya situs web untuk meng-update atau memperbaharui situs Web tersebut. Kemampuan atau fitur dari sebuah sistem CMS berbeda-beda, walaupun begitu, kebanyakan dari software ini memiliki fitur publikasi berbasis Web, manajemen format, kontrol revisi, pembuatan index, pencarian, dan pengarsipan.


Berikut dibawah ini pemanfaatan CMS:

  • Website perusahaan, bisnis, organisasi atau komunitas.
  • Portal
  • Galeri foto
  • Aplikasi E-Commerce.
  • Mengelola website pribadi / blog.
  • Dan lain-lain.

Banyaknya cms ( content management system ) membuat kita bingung untuk menentukan mana yang terbaik dan sesuai kebutuhan kita. Berikut ini adalah beberapa CMS yang mengkhususkan diri sebagai CMS ecommerce. Urutannya berdasarkan rating pembaca dari http://www.opensourcecms.com

  • PrestaShop, CMS ini memiliki banyak keunggulan, sangat lengkap  disamping itu juga sangat ringan ( kurang dari 2 MB),  cukup mudah didownload, install dan diupdate.
  • Magento, Memiliki slogan “ecommerce platform for growth” tidak salah jika anda ingin mencobanya, karena Magento merupakan open source ecommerce profesional  yang memberikan kontrol dan fleksibiltas. Didesain dengan catatan bahwa setiap implementasi ecommerce harus unik tidak ada dua bisnis yang serupa. Arsitekturnya berupa modul yang mudah dikontrol dan tidak ada batasan pada alur dan proses bisnis.

]

  • Opencart, Sebuah solusi ecommerce yang lengkap untuk keperluan bisnis online Anda. Merupakan generasi berikut dari sistem ecommerce yang kaya akan fitur

 

  • osCommerce, CMS ini sangat populer digunakan oleh pebisnis online yang ingin menjual dagangannya secara elektronik. osCommerce menjadi leading solusi toko online yang berbasis open source yang tersedia secara gratis dibawah GNU General Public License. Kaya akan fitur keluar dari cara pandang penjualan online secara umum yang memiliki fungsi-fungsi yang mudah sehingga pemilik toko dapat mensetup, memaintain toko online dengan usaha minim dan tanpa biaya maupun batasan.

 

  • Freeway, Freeway adalah platform ecommerce paling maju dan menyertakan fitur yang tak ditemukan di sistem komersial yang paling mahal sekalipun. Tanpa harus mengeluarkan biaya pembelian dan membayar developer untuk membangun instalasi standar, freeway memberikan semua kebutuhan Anda dengan mudah.

 

  • cpCommerce, Solusi ecommerce open source yang dimaintain dengan menggunakan template dan modules. Menggabungkan beberapa utilitas yang ditemukan di script-script free ecommerce lainnya.

 

  • osCSS, Merupakan toko online standart dengan struktur desain didasarkan pada sistem template, mudah dikustom dan dikembangkan dengan menggunakan CSS/XHTML

 

Selain CMS open source yang mengkhususkan dirinya sebagai ecommerce, CMS lain berbentuk Portal yang populer seperti Wordpress, Drupal, maupun Joomla pun memiliki komponen yang bisa ditambahkan sebagai ecommerce. Bagaimana caranya menggunakan CMS Portal tersebut sebagai Toko Online nanti akan kita bahas pada artikel selanjutnya.
Kalau Anda ingin mencoba melihat-lihat beberapa CMS open source yang populer, jangan lupa untuk mengunjungi situs http://www.opensourcecms.com/

Pentingnya Manajemen Backup Harian Database KPPN

Email Cetak PDF

Artikel ini menjelaskan sistem rotasi pada backup 7x harian + 4x mingguan + 3x bulanan. Dalam backup ini, histori harian disimpan selama 7 hari, mingguan sebanyak 4 buah, dan bulanan sebanyak 3 buah.

Dengan cara ini, Anda bisa menyimpan data lama hingga 3 bulan ke belakang, tapi tidak perlu menyimpan 90-an kopi melainkan cukup 7+4+3 = 13 kopi saja, walaupun tidak semua hari untuk hari-hari yang telah jauh lewat. Cara ini cukup popular digunakan dan sudah menjadi semacam standar de-facto industri.

 

Hari 1:
backup harian  : 1
backup mingguan: (belum ada)
backup bulanan : (belum ada)
Hari 2:
backup harian  : 2 1
backup mingguan: (belum ada)
backup bulanan : (belum ada)
Hari 3:
backup harian  : 3 2 1
backup mingguan: (belum ada)
backup bulanan : (belum ada)
Hari 7:
backup harian  : 7 6 5 4 3 2 1
backup mingguan: (belum ada)
backup bulanan : (belum ada)
Hari 8:
backup harian  : 8* 7 6 5 4 3 2 1<-- dipindah ke mingguan
backup mingguan: 1
backup bulanan : (belum ada)
Hari 9:
backup harian  : 9 8* 7 6 5 4 3 2<-- dihapus
backup mingguan: 1
backup bulanan : (belum ada)
Hari 10:
backup harian  : 10 9 8* 7 6 5 4 3<-- dihapus
backup mingguan: 1
backup bulanan : (belum ada)
Hari 15:
backup harian  : 15* 14 13 12 11 10 9 8*<-- dipindah ke mingguan
backup mingguan: 8 1
backup bulanan : (belum ada)
Hari 16:
backup harian  : 16 15* 14 13 12 11 10 9<-- dihapus
backup mingguan: 8 1
backup bulanan : (belum ada)
Hari 22:
backup harian  : 22* 21 20 19 18 17 16 15*<-- dipindah ke mingguan
backup mingguan: 15 8 1
backup bulanan : (belum ada)
Hari 29:
backup harian  : 29* 28 27 26 25 24 23 22*<-- dipindah ke mingguan
backup mingguan: 22 15 8 1
backup bulanan : (belum ada)
Hari 36:
backup harian  : 36* 35 34 33 32 31 30 29*<-- dipindah ke mingguan
backup mingguan: 29* 22 15 8 1<-- dipindah ke bulanan
backup bulanan : 1
Hari 36:
backup harian  : 36* 35 34 33 32 31 30 29*<-- dipindah ke mingguan
backup mingguan: 29* 22 15 8 1<-- dipindah ke bulanan
backup bulanan : 1
Hari 43:
backup harian  : 43* 42 41 40 39 38 37 36*<-- dipindah ke mingguan
backup mingguan: 36 29* 22 15 8<-- dihapus
backup bulanan : 1
Hari 50:
backup harian  : 50* 49 48 47 46 45 44 43*<-- dipindah ke mingguan
backup mingguan: 43 36 29* 22 15<-- dihapus
backup bulanan : 1
Hari 57:
backup harian  : 57* 56 55 54 53 52 51 50*<-- dipindah ke mingguan
backup mingguan: 50 43 36 29* 22<-- dihapus
backup bulanan : 1
Hari 64:
backup harian  : 64* 63 62 61 60 59 58 57*<-- dipindah ke mingguan
backup mingguan: 57* 50 43 36 29*<-- dipindah ke bulanan
backup bulanan : 29 1
Hari 92:
backup harian  : 92* 91 90 89 88 87 86 85*<-- dipindah ke mingguan
backup mingguan: 85* 78 71 64 57*<-- dipindah ke bulanan
backup bulanan : 57 29 1
Hari 120:
backup harian  : 120* 119 118 117 116 115 114 113*<-- dipindah ke mingguan
backup mingguan: 113* 106 99 92 85*<-- dipindah ke bulanan
backup bulanan : 85 57 29 1<-- dibuang

Catatan:

  • Backup dilakukan setiap hari.
  • Setiap angka melambangkan hari, semakin kecil berarti semakin tua.
  • Untuk memperoleh backup terbaru (yaitu yang baru dilakukan hari ini atau paling lambatnya kemarin), Anda bisa mengambil yang angkanya paling besar. Contoh: di hari ke-1, backup terbaru adalah yang berangka 1. Di hari ke-10, backup berangka 10, dst.
  • Sebaliknya, backup tertua yang angkanya paling kecil.
  • Tanda bintang (*) melambangkan calon yang akan dipindahkan ke level backup berikutnya.